Deteksi Infeksi Corona, Babel Gelar Pemeriksaan Massal

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Untuk mendeteksi kasus infeksi virus corona penyebab Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar pemeriksaan massal.

"Penyebaran Covid-19 di Babel ini dapat segera diputus. Kita harus gerak cepat, tidak bisa menunggu," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, di Pangkalpinang, Jumat (10/4/2020).

Ia mengatakan, pemeriksaan massal Covid-19 di Babel yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini bekerja sama dengan National Hospital Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Berdasarkan data terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah ada tiga warga Bangka Belitung yang positif Covid-19 dan satu di antaranya meninggal dunia.

Kemudian, terkait penularan virus corona, ada 241 orang yang berhubungan dengan pasien Covid-19 namun tidak mengalami gejala sakit, 722 orang dalam pemantauan (ODP), dan 43 pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara itu, Pemimpin tim dari National Hospital Surabaya, Rahmat Agustiar menyebut pihaknya akan membantu pelaksanaan pemeriksaan massal di Bangka Belitung. Menurutnya, deteksi cepat kasus sangat penting dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Saya mengapresiasi kebijakan Gubernur membatasi penerbangan yang masuk sehingga jumlah ODP dapat ditekan," katanya.

Meski demikian, jelas dia, kewaspadaan tetap harus di kedepankan karena tidak semua yang terinfeksi menunjukkan gejala serius. Sebab, dari beberapa kasus ada yang mengalami gejala ringan bahkan tanpa gejala (silent carrier). (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top