Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 24 Kg Sabu dan 695 Butir Ekstasi



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan mengamankan tujuh tersangka jaringan narkoba internasional yang mengedarkan narkoba jenis sabu yang berasal dari Myanmar dan ineks di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

"Ketujuh tersangka ini ditangkap di empat lokasi yang berbeda," kata Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Priyo Widyanto, saat rilis kasus narkoba di Polda Sumatera Selatan, Palembang, Rabu (4/3/2020).

Kapolda menjelaskan, selain tujuh orang tersangka, Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 24 kg, ekstasi 695 butir, satu senjata api, empat unit kendaraan roda dua dan empat.

Penangkapan pertama di Jalan KI Marogan Kemang Agung Kertapati, Jumat (14/2/2020) sekira pukul 18.00 WIB dengan barang bukti 300 ineks dan dua unit motor dengan tersangka Iskandar Saleh (35) warga Lampung Tengah, Lampung, Ishak alias Iis (30) warga Kemang Agung Kertapati Palembang dan Rahmanda Riduan (33) warga Kelurahan 2 Ulu Kecamatan SU 1 Palembang.

Dari ketiga tersangka, polisi melakukan pengembangan yang mengarah ke bandar besar dan menangkap Hari Agustina alias Biok (38) warga Jalan Danny Effendi Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang, dengan barang bukti sabu seberat 2 kg, ineks sebanyak 395 butir, surat tanah, ponsel, dua sepeda motor, mobil jazz, buku catatan penjualan dan pemasukan narkoba dan kartu ATM.

Pada penangkapan ini, suaminya Alamsyah berhasil melarikan diri ketika mengetahui istrinya Hari Agustina alias Biok ditangkap polisi. Dari pengakuan Hari, bila ada barang yang baru masuk menuju ke Palembang.

Dari pengembangan berikutnya, polisi mengamankan Sayadi alias Ujang (50) warga Jalan Pangeran Ayin Sako Palembang, Sandi Eko Wardono alias Kempong (28) warga Jalan Pintu Besi Ogan Baru Kertapati Palembang. Dari ketiganya, diamankan sabu seberat 22 kg, tiga unit mobil dan tiga unit ponsel.

Polisi kembali melakukan pengembangan di sebuah bedeng di Jalan Mayor Zen Kelurahan Sey Selayur Kecamatan Kalidoni. Dari penangkapan tersangka Yopi Kurnia Utama (37) tidak ditemukan narkoba karena sudah diantarkan. Polisi hanya mengamankan satu unit senpi rakitan beserta tiga butir amunisi aktif dari tersangka. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top