PMI Bengkulu Kesulitan Cari Pendonor Darah



BENGKULU, IPHEDIA.com - Di tengah wabah pandemi virus corona baru (Covid-19), Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu kesulitan mencari pendonor darah, sehingga dikhawatirkan bila keadaan ini berlanjut stok tidak cukup memenuhi kebutuhan.

"Stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan semakin sulit untuk dipenuhi," ujar Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu, Joni Saputra, di Bengkulu, Sabtu (28/3/2020).

Ia mengatakan, hal itu menyusul dikeluarkannya surat edaran pemerintah tentang larangan mengumpulkan massa, membuat PMI tidak bisa melakukan kegiatan donor darah secara terbuka.

Menurutnya, meski stok masih aman, akan tetapi jika kondisi ini terus berlangsung dikhawatirkan persediaan darah yang ada tidak bisa mencukupi kebutuhan. Karena pendonor sulit, saat ini PMI Bengkulu hanya menerima donor darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu.

Joni menjelaskan, untuk mendonorkan darahnya di UTD PMI di RSMY Bengkulu masyarakat tidak perlu khawatir, karena di sana pihaknya selalu menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Selain itu, PMI Bengkulu juga menjamin darah yang dikumpulkan dari pendonor dalam masa pandemi Covid-19 ini aman, sebab pihaknya sebelum mengambil darah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap calon pendonor untuk memastikan bebas dari Covid-19. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top