Pelaku Usaha di Lampung Diajak Maksimalkan Ekspor IKM dan UMKM



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Untuk meningkatkan perekonomian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong pelaku usaha memaksimalkan ekspor produk hasil inovasi IKM dan UMKM.

"Produk IKM dan UMKM Lampung sangatlah beragam serta memiliki nilai jual tinggi, sehingga harus kita manfaatkan untuk menopang perekonomian dengan cara memfasilitasi para pelaku UMKM mengekspor produknya ke luar negeri," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Satria Alam, di Bandarlampung, Rabu (11/3/2020).

Ia mengatakan, untuk memaksimalkan peran pelaku IKM dan UMKM Lampung dalam menopang perekonomian Pemerintah Provinsi Lampung bersama instansi terkait tengah melakukan pelatihan, pengembangan, guna memaksimalkan sumber daya manusia, kualitas produk, dan target pemasaran.

Pihaknya, kata dia, sudah bertemu dengan pemangku kepentingan serta pelaku usaha di Lampung untuk membicarakan cara meningkatkan perekonomian, salah satunya melalui ekspor produk asli Lampung.

Menurutnya, untuk mencapai perekonomian yang baik, hingga mendapatkan surplus pada neraca perdagangan dapat dilakukan dengan cara menjaga keseimbangan antara nilai ekspor dan impor.

"Kita tidak melarang impor, namun akan lebih baik bila impor hanya dilakukan bagi komoditas yang benar-benar diperlukan, jangan sampai mematikan produk atau komoditas lokal," katanya.

Menurut data BPS, Provinsi Lampung pada periode Januari 2020 mengalami surplus pada neraca perdagangan sebanyak 61,53 juta dollar AS, yang didapat dari jumlah nilai ekspor sebanyak 206,31 juta dollar AS dan nilai impor sebanyak 144,78 juta dollar AS. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top