Lapas Kelas IIB Gunungsugih Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh Pengunjung



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Beredarnya bahaya virus corona baru (Covid-19) yang terjadi beberapa bulan terahir mendapatkan perhatian khusus dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsugih, Sohibur Rachman.

Kalapas Kelas IIB Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung itu, telah memerintahkan jajaran petugas layanan kunjungan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 masuk ke dalam lapas dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pengunjung.

"Saya minta perketat alur masuk pengunjung dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Jadi, suhu tubuh di atas 37 derajat Celsius untuk sementara di larang masuk," ujar Kalapas Kelas IIB Gununggugih, Sohibur Rachman, di Gunungsugih, Rabu (18/3/2020).

Ia mengatakan, sampai dengan saat ini pihak lapas belum melakukan lockdown, namun layanan pengunjung diperketat dengan memeriksa setiap pengunjung lapas.



Penyampaian Kalapas Kelas IIB Gunungsugih, Sohibur Rachman ini sebelumnya sudah di respon cepat oleh Kasi Binadik Lapas Gunungsugih, Dimas Hadi Tri Handoko. Seusai apel Selasa pagi (17/3/2020) alat pengukur suhu tubuh ini sudah mulai digunakan.

Bahkan, Kasi Binadik Lapas Gunungsugih itu turun langsung memberikan arahan dan sosialisasi kepada pengunjung terkait virus corona baru (Covid-19).

"Lapas Gunungsugih sudah menggunakan alat pengukur suhu tubuh untuk mendeteksi pengunjung yang ingin membesuk warga binaan di dalam Lapas. Kita juga akan menyediakan wastafel bagi calon pengunjung," ujar Dimas Hadi Tri Handoko.

Selain itu, jelas dia, pihak lapas juga sudah menyiapkan tim medis khusus bekerja sama dengan Puskesmas Gunungsugih, baik pemeriksaan di dalam, maupun dokter jaga diluar untuk pengecekan kondisi kesehatan bagi para pengunjung. (Danu)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top