BKIPM Lampung Jaga Mutu Komoditas Budi Daya Perikanan



BAKAUHENI, IPHEDIA.com - Dengan melakukan pengawasan secara rutin ke sejumlah tempat pelaku usaha hatchery atau benih udang, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Lampung berkomitmen menjaga mutu komoditas sektor kelautan dan perikanan.

"Produk perikanan budi daya, khususnya udang, diperiksa agar aman dikonsumsi sesuai persyaratan yang dibutuhkan pasar," ujar Penanggung Jawab Kantor BKIPM Wilayah Kerja Bakauheni, Catur S Udiyanto, di Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (17/3/2020).

Ia mengatakan, pengawasan sistem mutu CKIB (Cara Karantina Ikan yang Baik) ini dilakukan rutin setiap bulan. Proses pengawasan dilakukan untuk mengetahui upaya perusahaan menjaga konsistensi jaminan mutu produk perikanan.

Pengawasan CKIB, kata dia, menjadi cara meningkatkan mutu produk perikanan untuk menjamin keamanan pangan (food safety) di tengah masyarakat. CKIB diterapkan untuk merawat hingga membesarkan produk perikanan, salah satunya adalah udang yang juga salah satu andalan ekspor.

Sebelumnya, KKP menyatakan  Uni Eropa telah melakukan audit dan hasilnya disebutkan produk perikanan budidaya Indonesia telah memenuhi persyaratan keamanan pangan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, menyambut baik hasil audit yang dilakukan pihak Uni Eropa tersebut. "Ini capaian luar biasa, bahwa keberterimaan produk perikanan budi daya di pasar Uni Eropa tetap terjamin," katanya.

Menurutnya, dengan pemenuhan persyaratan, sistem dan implementasinya di bidang budi daya menunjukkan Ditjen Perikanan Budi Daya telah mampu memberikan jaminan keamanan pangan dan mutu hasil perikanan budi daya yang memenuhi persyaratan Uni Eropa. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top