Babel Tetapkan 60,86 Persen Laut Untuk Perikanan Tangkap



PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menetapkan 60,86 persen dari total luas laut di Babel yang mencapai 4.259.119,3 hektare atau seluas 2.591.390,5 hektare diperuntukkan sebagai kawasan perikanan tangkap.

"Kawasan perikanan tangkap ini sudah dituangkan dalam Perda RZWP3K, sehingga tidak akan merugikan masyarakat nelayan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel, Naziarto, di Pangkalpinang, Jumat (6/3/2020).

Ia mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang telah disetujui DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (28/2/2020) mengatur delapan zona, yaitu perikanan tangkap seluas 2.591.390,5 hektare (60,86 persen).

Menurutnya, peraturan RZWP3K ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah provinsi kepada masyarakat, karena dalam perda tersebut mengatur tentang zona-zona di dalam kehidupan masyarakat.

Berdasarkan data zona dalam Perda RZWP3K itu, jelas dia, areal untuk nelayan merupakan bagian terbesar sebagai bentuk keberpihakan pemerintah provinsi kepada kepentingan masyarakat nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan untuk kesejahteraan. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top