Petani Keluhkan Irigasi Bendungan Way Andak I Sukadana Tak Berfungsi



SUKADANA, IPHEDIA.com - Petani warga Desa Surabaya Udik, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Provinsi Lampung, mengeluhkan irigasi bendungan Way Andak I Sukadana yang tidak berfungsi.

Koordinator Wilayah (Korwil) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pekerjaan Umum Pengairan Kecamatan Purbolinggo, Sukisno, tidak bersedia memberi keterangan terkait program kerja dan anggaran sejak menjabat tahun 2012-2019, sedangkan program kerja tahun 2020 belum dilaksanakan.

"Karena kami juga takut salah, tanyakan langsung ke Dinas sajalah apa program kerja tahun 2020," kelit Sukisno, di Sukadana, Selasa (11/2/2020).

Sementara itu, seorang pensiunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) memberikan keterangan panjang lebar mengenai pelaksanaan program kerja di daerah irigasi bendungan Way Andak.

Program kerja tersebut, meliputi kegiatan pemeliharaan waduk Way Andak I Sukadana, di antaranya pelaksanaan urusan pekerjaan rehabilitasi, pemeliharaan dan berikut anggaran berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) setiap tahun berjalan.

Program kerja lainnya, kata dia, mencakup kegiatan rehabilitasi bendungan, rehabilitasi saluran daerah irigasi, pengangkatan sedimen lumpur, pembersihan rumput dan pengecatan pintu air.

"Cemen (saluran irigasi/leaning/talud) pecah-pecah itu ada anggaran dan waktu perbaikannya tersendiri. Rumah dan kantor dinas ada biaya pemeliharaan dan rehab tersendiri," ungkap dia dikediamannya, Minggu (9/2/2020).

Ia menyebut, kegiatan pemeliharaan daerah irigasi sekunder dan primer merupakan program kerja berkala Dinas PUPR Lamtim melalui UPTD Pengairan. 


"Jadi, itu pemeliharaan saluran irigasi sekunder dan primer adalah pekerjaan berkala, yang dikerjakan selama tiga bulan di atas bulan Agustus setiap satu tahunnya," katanya menjelaskan.

Dikatakannya, apabila anggaran pemeliharaan terhitung besar, maka pelaksanaan akan diatur hingga sedemikian rupa. "Kalaupun anggaran besar maka perlu kita potong (bagi), untuk biaya pemeliharaan saluran irigasi sekunder yang dikerjakan di bulan ini. Sedangkan yang sebagian lagi untuk biaya pemeliharaan saluran irigasi primer bulan depan," paparnya.

Untuk pemeliharaan pembersihan rumput di daerah irigasi dilaksanakan secara bergilir yang menjadi kewenangan Kepala UPTD PU Pengairan Kecamatan Purbolinggo. 


"Sebenarnya, biaya untuk pemeliharaan dalam DPA setiap tahun selalu tersedia, untuk daerah irigasi di sini, panjangnya sekian, volume lebar rumput sekian dan nilai dananya sekian," ujarnya.

Kegiatan pekerjaan pengangkatan sedimen lumpur bendungan, jelas dia, dilakukan apabila bendungan sudah menyempit. Lumpur diangkat dan minta anggaran lain.  


"Anggaran untuk biaya pemeliharaan rumah dan kantor dinas setiap waduk (diduga) ada di Dinas PU, tapi tidak pernah sampai ke kita," ungkap sumber seorang pensiunan dari Dinas PUPR Lamtim itu. (zhr)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top