Untuk Lampung Timur, Zulfikar Fuad Programkan Pak Lik - Bu Lik dan BUMD Pertanian



SUKADANA, IPHEDIA.com - Untuk mensejahterakan petani dan memajukan pertanian di Kabupaten Lampung Timur, Bakal Calon Bupati Lampung Timur, Zulfikar Fuad, memprogramkan "Pak Lik - Bu Lik" dan BUMD Pertanian.

"Kami berupaya menata sistem produksi pertanian, memberikan proteksi harga dan perluasan akses pasar, serta mendukung permodalan kepada petani melalui Program Pak Lik - Bu Lik dan BUMD Pertanian," ujar Zulfikar Fuad, Jum'at (21/2/2020).

Ia mengatakan, dengan memproduksi Pupuk Organik Republik (“Pak Lik”) dan Bibit Unggul Republik (“Bu Lik”) serta pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pertanian, maka keterbatasan pupuk, bibit hingga pemasaran hasil pertanian petani dapat teratasi.

Selain itu, kata dia, dengan adanya "Pak Lik - Bu Lik" dan BUMD Pertanian akan dapat menghentikan ketergantungan petani pada pupuk kimia dan bibit hibrida, sekaligus mengelola promosi, pemasaran dan penjualan produk pertanian dengan manajemen agrobisnis yang profesional.

Nantinya, BUMD Pertanian ini dipimpin dan dikelola oleh profesional di bidang agrobisnis yang tak hanya paham memproduksi pupuk dan bibit serta olahan hasil tani serta memenuhi berbagai kebutuhan mendasar petani, tapi juga mengelola tata niaga pertanian dari hulu ke hilir.

"Pengelola BUMD Pertanian ini juga mampu membuka akses pasar di tingkat nasional dan global, serta mampu mengendalikan harga jual produk pertanian," kata Zulfikar Fuad.

Menurutnya, BUMD Pertanian yang digagasnya ini tidak bergantung pada APBD, melainkan pendanaan pasar modal. Awalnya saja saat pendirian pakai dana APBD, selanjutnya harus sudah mampu mandiri dengan melantai di Bursa Efek Indonesia atau Go Public untuk menghimpun modal investor di pasar modal Indonesia.

"Sebagai badan usaha milik daerah, BUMD Pertanian akan tumbuh sebagai institusi bisnis yang transparan, profesional dan menguntungkan bagi petani, menciptakan lapangan kerja dan lapangan usaha bagi masyarakat Lampung Timur," jelas Zulfikar Fuad. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top