Sempat Berpolemik, Pemkot Minta PT HZL Lunasi Tunggakan Pajak Parkir RSUDAM

Sekretaris Kota Bandarlampung, Badri Tamam

BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Setelah sempat berpolemik, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Provinsi Lampung, meminta pihak ketiga PT Hanura Putra yang mengelola lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) segera melunasi tunggakan pajak sebesar Rp850 juta.

"Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menetapkan objek pajak tersebut haknya Pemerintah Kota Bandarlampung," ujar Sekretaris Kota Bandarlampung, Badri Tamam, di Bandarlampung, Kamis (6/2/2020).

Ia mengatakan, sebagai potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), objek pajak parkir di RSUDAM merupakan hak Pemerintah Kota Bandarlampung.

Hal ini, kata dia, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang tertuang dalam UU No 28 tahun 2009 tentang kewenangan dalam hal pemungutan pajak parkir dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Selain itu, Pemkot Bandarlampung juga telah melakukan pertemuan dengan pihak ketuga tersebut dan sepakat untuk melaksanakan pengelolaan parkir ini sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Dalam pertemuan, PT HZL menyatakan kesiapannya untuk membayar tunggakan pajak yang sempat diributkan beberapa waktu lalu, namun mereka meminta keringan piutangnya sebesar 50 persen.

"Mengenai permintaan mereka tentunya kita akan ajukan dulu ke Wali Kota karena itu adalah kewenangan beliau untuk memberikannya atau tidak," katanya.

Terkait dengan pengelolaan pajak parkir di RSUDAM, terhitung mulai 1 januari 2020, PT HZL akan membayarkannya ke Pemkot Bandarlampung. "Seperti yang sudah disepakati dan juga diperkuat oleh putusan menteri mereka akan membayar pajak ke kita," ujar Badri Tamam. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top