Produksi Bawang Merah Bangka Tengah Meningkat



KOBA, IPHEDIA.com - Dengan luas tanam 12,33 hektare, produksi bawang merah di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sejak 2015 hingga 2019 terus mengalami peningkatan.

"Sejak 2015 hingga 2019 terus mengalami peningkatan, kendati belum signifikan namun grafiknya naik," kata Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh, di Koba, Jumat (21/2/2020).

Dijelaskannya, produksi bawang merah pada 2015 sebanyak 7,40 ton dengan luas tanam empat hektare dan rata-rata produktivitas 2,47 ton/hektare.

Produksi bawang merah pada 2016 mengalami peningkatan cukup tajam, yakni 39,66 ton dengan luas lahan 10,55 hektare atau rata-rata produktivitasnya 4,04 ton/hektare.

Kemudian, produksi bawang merah sempat turun pada 2017 namun tidak signifikan, yaitu 26,59 ton dengan luas tanam 4,96 hektare dengan rata-rata produktivitasnya 5,36 ton/hektare.

Pada 2018 produksi bawang merah kembali menunjukkan grafik kenaikan cukup tajam yaitu 71,63 ton dengan luas lahan 9,55 hektare atau rata-rata produktivitas 7,50 ton/hektare.

Menurutnya, meski terus meningkat, namun produksi bawang merah belum mampu memenuhi konsumsi masyarakat daerah ini.

"Tapi, kami optimistis dalam beberapa tahun ke depan produksi bawang merah akan mampu memenuhi kebutuhan lokal sehingga tidak lagi tergantung dengan pasokan dari luar," ujar Bupati Ibnu Saleh. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top