Polisi Bekuk Tiga Pengedar Narkoba Jaringan Antarpulau



MENTOK, IPHEDIA.com - Tiga orang pengedar narkotika jenis sabu-sabu, anggota jaringan antarpulau diringkus jajaran Polisi Resor (Polres) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di tiga lokasi berbeda.

"Tiga pelaku ditangkap di hari dan tempat berbeda," ujar Kapolres Bangka Barat, AKBP Muhammad Adenan, di Mentok, Sabtu (15/2/2020).

Kapolres Bangka Barat menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan tim Polres Bangka Barat terhadap pelaku bernama MK alias Wakpok yang ditangkap di pinggir jalan di Pal-2, Mentok.

Dari tangan pelaku yang biasa beroperasi di beberapa lokasi di Pulau Bangka ini ditemukan barang bukti berupa satu bungkus paket plastik bening berisi sabu-sabu seberat 0,8 gram, dua unit telepon genggam dan sepeda motor.

Kemudian, polisi berhasil meringkus pelaku atas nama Yan alias Afong (43) warga Desa Teluklimau, yang biasa beroperasi di wilayah Kecamatan Jebus dan Parittiga. Pelaku ditangkap pada Jumat (7/2/2020) di pondok perkampungan penambang bijih timah yang berlokasi di hutan Dusun Pelawan, Parittiga.

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti yang diakui milik pelaku, berupa satu bungkus plastik bening berisi sabu-sabu seberat 0,22 gram, timbangan digital, uang tunai Rp1.200.000, alat isap sabu, satu unit sepeda motor dan beberapa peralatan lain.

Penangkapan terakhir dilakukan personel terhadap pelaku bernama ES (23) bin Abdullah, warga Palembang yang sehari-hari bekerja sebagai sopir distribusi produk Unilever, namun merangkap menjadi kurir narkoba di daerah ini.

Pelaku ES yang merupakan jaringan perantara atau kurir jaringan Palembang-Mentok-Pangkalpinang itu diringkus saat sedang istirahat di tepi Jalan Pangkalpinang-Mentok tepatnya di Desa Mayang, Kecamatan Simpangteritip, Bangka Barat.

Dari tangan pelaku ES disita sejumlah barang bukti, berupa satu plastik bening berisi sabu-sabu seberat 94,56 gram, satu unit telepon genggam dan satu unit truk warna merah bermuatan berbagai produk Unilever bernomor polisi BG 8391 AJ.

"Kami berharap tertangkapnya anggota jaringan itu mampu menekan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Bangka Barat," ujar AKBP Muhammad Adenan. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top