Pengelola CJH Lampung Timur Kembalikan Biaya Medical Checkup

Ketua Komisi IV DPRD Lamtim, Supriyono

SUKADANA, IPHEDIA.com - Akhirnya, uang untuk biaya medical checkup calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Lampung Timur sebesar Rp750 ribu per jemaah yang dikeluhkan CJH benar-benar telah dikembalikan.

Uang itu dikembalikan dengan utuh oleh petugas pengelola CJH di 10 UPTD Puskesmas se-Kabupaten Lampung Timur sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) masing-masing.

Pengembalian biaya medical checkup tersebut berdasarkan hasil keputusan rapat dengar pendapat (RDP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur pada Rabu, 5 Februari 2020.

"Uang cek kesehatan calon jemaah haji sudah dikembalikan utuh. Terima kasih banyak," kata sumber, di Sukadana, Senin (17/2/2020).

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Lamtim melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinkes Lamtim dan dihadiri Kepala Dinkes Lamtim, dr Nanang Salman Saleh, dan jajarannya terkait hal ini.

"Komisi IV DPRD Lamtim RDP dengan Dinkes, dihadiri Kadis dr Nanang Salman dan jajaran," kata Ketua Komisi IV DPRD Lamtim, Supriyono.

Hasilnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinkes Lamtim pada tahun 2020 menggratiskan seluruh biaya medical checkup CJH.

"Terkait medical check up CJH 2020, hasilnya Pemkab Lamtim dalam hal ini Dinkes Lamtim tahun ini menggratiskan seluruh biaya," jelas Ketua Komisi IV itu.

Medical checkup, pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran calon jemaah haji (CJH), baik di Puskesmas maupun di RSUD Sukadana digratiskan.

"Komisi IV meminta agar Puskesmas maupun RSUD yang sudah terlanjur menarik biaya kepada CJH agar secepatnya dikembalikan kepada CJH Lampung Timur," tandasnya.

DPRD Lamtim telah menjembatani dan meminta Peraturan Bupati Kabupaten Lampung Timur segera diubah dengan rencana penggratisan tarif medical checkup.

"Kita minta Perbup-nya segera diubah dengan rencana penggratisan dimaksud dan segera mengembalikan dana jamaah yang sudah terlanjur masuk," ujarnya.

Apabila terdapat pihak-pihak yang merasa tidak puas, maka diperkenankan untuk mengadukan kepada pihak terkait sementara Komisi IV menunggu perubahan Perbupnya.

"Kalau ada pihak-pihak yang tidak puas silahkan mengadukan hal ini kepada pihak terkait dan komisi IV juga menunggu perubahan Perbupnya nanti seperti apa," pungkasnya.

Seperti diketahui, CJH Lamtim 2020 pada pertengahan Januari 2020 lalu mengeluhkan mahalnya biaya medical checkup di Puskesmas Sukadana, baik pemeriksaan kesehatan maupun 2 kali tes kebugaran sebesar Rp750 ribu.

Calon jemaah haji Lamtim pada tahun 2020 yang telah melakukan medical checkup dan terbagi pada 10 Puskesmas se-Kabupaten Lampung Timur lebih kurang 670 orang. (zhr)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top