Pasien di RSUP Soekarno Diduga Terjangkit Covid-19, Masyarakat Diminta Tenang

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar

SUNGAILIAT, IPHEDIA.com - Menanggapi adanya pasien diduga terjangkit Covid-19 yang saat ini di rawat di RSUP Soekarno, Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Iskandar, minta masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang.

"Kita serahkan sepenuhnya ke tim kesehatan yang menanganinya," ujar Iskandar, di Sungailiat, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan, sejak merebaknya virus Covid-19, pemerintah sudah cukup serius dalam melakukan pencegahan dan penanganan dengan berbagai kebijakan yang terintegrasi.

Selain itu, kata dia, pencegahan berbagai jenis virus harus mendapat dukungan penuh dari semua lapisan masyarakat dengan cara, seperti berperilaku hidup bersih dan sehat.

"Prilaku hidup bersih dan sehat, merupakan langkah awal pencegahan penyakit yang dapat terjadi di lingkungan sekitar," katanya.

Dia menyarankan, masyarakat agar tidak mudah menerima isu yang belum jelas kebenarannya dan jangan menyebarkan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita berharap, wilayah Bangka Belitung tetap aman dari virus Covid-19 yang saat ini menjadi perhatian serius oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO)," katanya.

Sebelumnya, Direktur RSUP Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Armayani Rusli menyatakan seorang pasien berusia 71 tahun diduga terjangkit Covid-19 yang diisolasi di rumah sakit tersebut mengalami sesak nafas dan demam tinggi.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto mengatakan, pasien yang diduga terjangkit Covid-19 itu sebelumnya melakukan perjalanan dari Singapura melalui bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, sebelum pulang ke Bangka.

Pasien asal Kota Sungailiat tersebut saat ini masih dirawat di RSUP. Hasil dari lembaga penelitian baru dapat diketahui empat hari ke depan terhitung dari Senin (17/2/2020) kemarin. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top