Pascaobservasi, 1 dari 4 Warga Jambi Pulang dari Natuna



JAMBI, IPHEDIA.com - Sebanyak empat orang warga Jambi, Provinsi Jambi, yang diobservasi di Natuna, Provinsi Kepri, setelah dievakuasi dari Wuhan, China, dipulangkan bersama 234 WNI lainnya, Sabtu (15/2/2020).

"Dari empat orang itu, tiga orang satu keluarga, mereka menetap di Jakarta. Sementara, satu orang lagi mahasiswa pulang ke Jambi," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, di Jambi, Sabtu (15/2/2020)

Ia mengatakan, mereka diterbangkan dari Natuna menuju Bandara Halim Perdana Kusuma. Dari empat orang warga Jambi yang hanya satu langsung pulang ke Jambi hari ini berinisial NS, dari Kota Jambi.

Johan menyebut, untuk yang menyambut ke empat warga Jambi di Bandara Halim Perdana Kusuma, mereka disambut Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Jambi di Jakarta. Untuk pemulangan ini transportasinya ditanggung negara.

"Gubernur Jambi mengimbau kepada masyarakat Provinsi Jambi dapat menerima empat orang ini dengan baik. Jangan takut bergaul, karena mereka tidak terkena virus corona, dikarenakan protokol kesehatan mereka harus di evakuasi 14 hari di natuna, dan negatif," jelas Johan.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk menerima dengan baik warga Jambi yang telah dipulangkan dari Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, setelah menjalani observasi.

Empat orang warga Jambi dipulangkan dari Natuna hari ini, Sabtu (15/2/2020) setelah 14 hari mengikuti observasi terhadap Virus Corona/Coronavirus Disease (COVID-19).

Keempat orang tersebut termasuk dalam 238 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan oleh Pemerintah Indonesia dari Wuhan Provinsi Hubei, China, karena maraknya kasus visus corona.

Seluruhnya diobservasi dan dikarantina selama 14 hari di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, supaya diketahui apakah mereka mengidap virus Corona atau tidak. Selama masa observasi, mereka juga diberikan berbagai kegiatan, untuk menyemangati mereka. Masa observasi berakhir pada 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB.

Fachrori menjelaskan, dari observasi yang dilakukan tim terpadu di Natuna, tidak ada satupun di antara warga yang diobservasi dan tim pendukung mempunyai gejala dan tanda berkaitan dengan Coronavirus Disease (COVID-19).

Dengan demikian, Fachrori menyatakan bahwa masyarakat tidak usah takut bergaul dengan warga Jambi yang dipulangkan dari Natuna, namun menerima kehadiran warga Jambi tersebut dengan baik. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top