Nilai Ekspor Jambi Turun, Kontribusi Terbesar Kelompok Pertambangan

Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin

JAMBI, IPHEDIA.com - Nilai ekspor Provinsi Jambi pada Desember 2019 turun sebesar 10,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 236,83 juta dolar AS menjadi 212,06 juta dolar AS.

"Penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi turunnya ekspor pada komoditi karet dan olahannya, komoditi pulp dan kertas serta komoditi gas, sedangkan pada Desember lalu tidak ada ekspor komoditi ikan dan udang," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Wahyudin, di Jambi, Senin (10/2/2020).

Ia menjelaskan, kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok pertambangan, yaitu sebesar 59,31 persen diikuti kelompok industri 34,41 persen dan kelompok pertanian 6,28 persen. Bila dirinci menurut komoditi, kelompok industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 15,87 persen.

Penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok pertambangan, yaitu minyak dan gas yang mencapai 56,53 persen dan dari Kelompok pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 5,11 persen.

BPS mencatat, nilai ekspor kelompok pertanian sebesar 11,31 juta naik 42,47 persen dibanding bulan sebelumnya dimana hal ini dipengaruhi oleh kenaikan nilai ekspor komoditi pinang dan komoditi kopi, teh, dan rempah.

Ekspor kelompok pertanian sampai dengan Desember 2019 naik sebesar 5,80 persen dibandingkan pada periode yang sama pada 2018, dimana kenaikan nilai ekspor ini karena naiknya ekspor terutama pada komoditi komoditi pinang, dan komoditi kopi, teh dan rempah.

Kelompok industri naik sebesar 10,71 persen dari 78,07 juta dolar AS menjadi 86,43 juta dolar AS dan kenaikan terjadi pada komoditi minyak nabati, komoditi kayu lapis dan olahan lainnya, serta komoditi arang.

Ekspor Kelompok Industri sampai dengan Desember 2019, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya turun sebesar 1,76 persen, kata Wahyudin. Sementara, nilai ekspor kelompok pertambangan turun sebesar 24,20 persen dari bulan sebelumnya yaitu dari 150,82 juta dolar AS menjadi 114,32 juta dolar AS.

Penurunan terjadi pada nilai ekspor komoditi minyak dan gas, sedangkan nilai ekspor kelompok pertambangan sampai dengan Desember 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya turun sebesar 11,31 persen dan hal ini dipengaruhi turunnya nilai ekspor komoditi baik komoditas migas maupun komoditi batubara. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top