Menkeu Minta Syarat Penyaluran Dana Desa di Sumsel Diselesaikan

Credit Photo: Kominfo.go.id

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Agar dapat segera tersalurkan dan bisa digunakan, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, meminta kepala desa di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyelesaikan syarat-syarat penyaluran dana desa.

"Saya minta desa yang lainnya segera menyelesaikan semua persyaratan karena saya ingin mentransfer dana desa itu segera," kata Sri Mulyani di depan ribuan Kepala Desa pada Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 Sumsel, di Palembang, Jumat (28/2/2020).

Ia mengatakan, sampai dengan 27 Februari 2020, di Provinsi Sumatera Selatan baru tersalurkan Rp10,5 miliar untuk 25 desa di Kabupaten Musi Rawas.

Sri Mulyani menyoroti masih lambannya penyaluran dana desa di Sumsel. Padahal, skema penyaluran sudah dipermudah Kemenkeu dengan tidak perlu lagi menunggu desa lainnya menyelesaikan laporan.

Sementara bagi desa yang telah menyelesaikan persyaratan, kata dia, dapat langsung menerima dana desa yang ditransfer langsung ke rekening desa sebesar 40 persen pada tahap pertama dari total dana desa dalam satu tahun.

Pada 2020, Kemenkeu menganggarkan dana desa di Sumsel sebesar Rp2,7 triliun untuk 2.853 desa di 14 kabupaten/kota, artinya setiap desa rata-rata menerima RpRp1 miliar yang disalurkan tiga kali setahun dengan presentase 40-40-20.

Secara nasional, Kementerian Keuangan telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp72 triliun pada 2020, hingga 27 Februari 2020 dana desa sudah tersalurkan sebesar Rp1,9 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2018 sebesar Rp580 miliar. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top