Kurs Rupiah Melemah, Dolar AS Terkoreksi Tipis



JAKARTA, IPHEDIA.com - Nilai tukar (kurs) rupiah dibuka melemah 15 poin atau 0,11 persen di level Rp13.690 per dolar AS. Sedangkan, indeks dolar AS terpantau terkoreksi tipis 0,04 persen atau 0,041 poin ke posisi 98,643, Senin (10/2/2020) pukul 07.54 WIB.

Sementara, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 25 poin atau 0,18 persen menjadi Rp13.700 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.675 per dolar AS, Senin pagi (10/2/2020).

Pada penutupan perdagangan Jumat (7/2/2020), rupiah berada di level Rp13.675 per dolar AS, melemah 0,293 persen atau 41 poin. Meski demikian, sampai dengan pekan lalu rupiah memimpin penguatan di antara mata uang Asia, yaitu naik 1,397 persen secara year to date.

Di akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (8/2/2020), dolar AS melonjak ke tingkat tertinggi empat bulan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Hal ini didorong oleh laporan ketenagakerjaan non-pertanian AS yang kuat menyusul serentetan data ekonomi positif minggu ini, sebuah skenario yang diperkirakan akan mempertahan suku bunga stabil.

Indeks dolar AS mencatat kenaikan persentase mingguan terbesar dalam lebih dari dua tahun. Mata uang AS ini juga mencapai tertinggi dua bulan terhadap sterling dan dolar Kanada, tertinggi enam minggu terhadap franc Swiss, dan tertinggi empat bulan terhadap euro.

Kurs dolar jatuh terhadap safe-haven yen di tengah berlanjutnya kekhawatiran tentang wabah Virus Corona di China, meskipun investor sedikit lebih fokus pada data penggajian (payroll) AS untuk sebagian besar sesi New York. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top