Kurs Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah Bersama Mayoritas Mata Uang Asia



JAKARTA, IPHEDIA.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 0,15 persen atau sebesar 20 poin dibanding posisi sebelumnya Rp13.620 per dolar AS menjadi Rp13.640 per dolar AS.

Sementara, kurs dolar AS melonjak ke level tertinggi empat bulan terhadap euro dan tertinggi dua minggu terhadap yen pada akhir perdagangan, Kamis atau Jumat pagi WIB (7/2/2020).

Setelah di awal perdagangan sempat menguat, rupiah di pasar spot berbalik arah melemah, Jumat (7/2/2020) pukul 09.30 WIB. Kurs rupiah di pasar spot ada di Rp13.643 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,06% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp13.635 per dolar AS. Rupiah melemah bersama mayoritas mata uang Asia lainnya.

Sebelumnya, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore (6/2/2020) ditutup menguat setelah pemakzulan Presiden AS Donald Trump gagal. Rupiah ditutup menguat 55 poin atau 0,41 persen di level Rp13.635 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp13.690 per dolar AS.

Kurs dolar AS menguat didukung oleh data ekonomi AS yang kuat baru-baru ini dan juga berkurangnya kekhawatiran tentang virus corona yang pecah di China beberapa minggu lalu.

Menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China (CFETS), kurs yuan China rebound 217 basis poin menjadi 6,9768 terhadap dolar AS pada Jumat setelah empat hari turun beruntun.

Kenaikan itu disebut yang pertama sejak pasar China dibuka pada 3 Februari setelah libur panjang tahun baru Imlek, ketika virus corona baru menyebar dengan cepat dan terus menekan yuan. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top