Kasus Tewasnya 9 Siswa Saat Pramuka, Seorang Guru Jadi Tersangka



YOGYAKARTA, IPHEDIA.com - Kasus tewasnya sembilan siswa dalam kegiatan pramuka di SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, seorang guru berinisial IYA yang juga tercatat sebagai pembina pramuka di SMPN 1 Turi ditetapkan sebagai tersangka.

Peristiwa tewasnya sembilan siswa SMPN 1 Turi itu terjadi dalam kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) sore.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan kepada paling tidak ada 13 orang," ujar Kabid Humas Polda DI Yogyakarta, Kombes Yuliyanto, di Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020).

Dalam pemeriksaan tersebut, kata dia, ada tiga kelompok dari 13 orang yang menjalani pemeriksaan. Kelompok pertama adalah pembina pramuka yang berjumlah tujuh orang.

Kelompok kedua yang dilakukan pemeriksaan adalah Kwarcab Pramuka Kabupaten Sleman. Ada tiga orang yang diperiksa.

Kemudian, kelompok ketiga yang dilakukan pemeriksaan adalah warga yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Terkait kasus ini polisi telah menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan. Sehingga, polisi telah menetapkan salah satu dari para saksi itu menjadi tersangka.

Pasal yang dikenakan adalah pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Selain itu, polisi mengenakan pasal 360 KUHP karena kelalaian menyebabkan orang lain luka-luka, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top