Indek Pengeluaran Naik, Kota Pangkalpinang Inflasi 1,09 Persen

Kepala BPS Babel, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Karena sebagian besar harga indeks kelompok pengeluaran naik, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Januari 2020 inflasi 1,09 persen atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 102,91 menjadi 104,04.

"Tingkat inflasi tahun kalender Januari 2020 sebesar 1,09 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2020 terhadap Januari 2019) sebesar 1,53 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, di Pangkalpinang, Senin (3/2/2020).

Ia mengatakan, inflasi pada Januari 2020 ini terjadi karena kenaikan harga makanan, minuman, dan tembakau 3,65 persen. Makanan mengalami inflasi tertinggi yaitu sebesar 3,89 persen dan terendah, yaitu subkelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 1,19 persen. Kelompok ini pada Januari 2020 memberikan sumbangan inflasi sebesar 1,11 persen.

"Kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi 3,65 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 102,91 pada Desember 2019 menjadi 105,74 pada Januari 2020," katanya.

Kelompok lainnya yang mengalami kenaikan, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki naik 0,37 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,32 persen, kesehatannaik 0,05 persen, rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,47 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 0,89 persen.

Sementara, kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan deflasi, yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,01 persen, transportasi 0,06 persen, informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,01 persen, pendidikan 0,04 persen dan 0,09 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,01 persen.

Komponen energi pada Januari 2020, jelas dia, mengalami deflasi sebesar 0,17 persen atau terjadi penurunan indeks dari 101,62 pada Desember 2019 menjadi 101,44 pada Januari 2020. Inflasi komponen energi untuk tahun kalender Januari 2020 sebesar -0,17 persen dan inflasi tahun ke tahun (Januari 2020 terhadap Januari 2019) sebesar -0,43 persen.

"Komponen energi pada Januari 2020 memberikan andil/sumbangan deflasi terhadap laju inflasi umum sebesar 0,02 persen," jelasnya. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top