Didorong Aksi Ambil Untung, Harga Emas Berjangka Tergelincir



CHICAGO, IPHEDIA.com - Karena reli logam naik ke tingkat tertinggi selama tujuh tahun di sesi terakhir sehingga mendorong aksi ambil untung, harga emas turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (26/2/2020).

Dalam koreksi penurunan tajam ketika kekhawatiran tentang Virus Corona membuat investor cemas tentang nasib ekonomi global, emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melepaskan hampir semua keuntungan dari sesi sebelumnya.

Sementara itu, di pasar spot emas turun sekitar satu persen menjadi diperdagangkan di 1.644,40 dolar AS per ounce pada pukul 13.56 waktu setempat (185.6 GMT). Padahal, sehari sebelumnya harga emas melonjak sebanyak 2,8 persen menjadi 1.688,66 dolar AS, tertinggi sejak Januari 2013.

"Langkah hari ini hanyalah jeda di tengah kenaikan," kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger. 

Ia menambahkan investor membukukan keuntungan setelah kenaikan dramatis pada Senin. “Pilar-pilar dukungan untuk emas tetap tingkat suku bunga rendah oleh bank-bank sentral utama. Dana-dana telah mendiversifikasi keuntungan dari portofolio ekuitas ke pasar emas." tambahnya.

Di antara logam mulia lainnya di pasar spot, paladium melonjak tiga persen menjadi 2.707 dolar AS per ounce. Perak turun 2,3 persen menjadi 18,20 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sejak awal September pada Senin (24/2/2020). Platinum turun 3,3 persen menjadi 931,7 dolar AS. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top