-->

Tensi Geopolitik AS-Iran Mereda, Rupiah Akhir Pekan Menguat



JAKARTA, IPHEDIA.com - Setelah tensi geopolitik Amerika Serikat dan Iran mereda, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta masih menguat pada Jumat pagi (10/1/2020).

"Meredanya ketegangan Timur Tengah untuk saat ini menjadi pendorong pelaku pasar kembali ke aset berisiko, termasuk rupiah," ujar Kepala Riset PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, di Jakarta.

Ariston menyebut, optimisme soal hubungan dagang AS- China setelah China mengonfirmasi jadwal penandatanganan kesepakatan dagang fase satu tanggal 15 Januari ini, membantu penguatan aset berisiko, termasuk rupiah.

Dia memperkirakan, pada hari ini rupiah berpotensi menguat di kisaran Rp13.800-Rp13.820 per dolar AS dengan potensi resisten di Rp13.900 per dolar AS.

Dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.854 per dolar AS, pada pukul 9.32 WIB, rupiah bergerak menguat 49 poin atau 0,35 persen menjadi Rp13.805 per dolar AS. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top