-->

Sumsel Siapkan Bantuan Tanggap Darurat Banjir dan Tanah Longsor

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Pada musim hujan tahun 2020 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan menyiapkan bantuan tanggap darurat untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan tanah longsor.

"Bantuan tanggap darurat yang disiapkan untuk mengantisipasi bencana dampak musim hujan sekarang ini berupa beras dan beberapa barang lainnya yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana," ujar Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, di Palembang, Rabu (8/1/2020).

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan dana rehabilitasi untuk membantu masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir dan tanah longsor. Bantuan tanggap darurat itu disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya masalah sosial akibat dampak bencana yang kemungkinan timbul pada musim hujan tahun ini.

Apabila masyarakat mengalami bencana banjir dan tanah longsor, akan diberikan bantuan tanggap darurat sehingga dapat dicegah timbulnya masalah sosial seperti rawan pangan dan tidak mampu memperbaiki rumah mereka yang rusak.

Wagub Sumsel mengatakan, bantuan tersebut sifatnya sebagai perlindungan sosial kepada masyarakat yang benar-benar layak menerimanya, untuk menyalurkannya akan dilakukan secara selektif sehingga tepat sasaran.

Diketahui, beberapa daerah berpotensi terjadinya bencana tanah longsor yang menjadi pusat perhatian, seperti Kabupaten Lahat, Empat Lawang dan Kota Pagaralam, mengingat daerah tersebut berada di dataran tinggi.

Sedangkan daerah yang kemungkinan berpotensi terjadi bencana banjir adalah yang berada di kawasan dataran rendah seperti Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Masyarakat yang berada di daerah tersebut diimbau agar meningkatkan kewaspadaan dari ancaman bencana itu sehingga diharapkan permasalahan sosial akibat dampak bencana pada musim hujan dapat dihindari atau paling tidak bisa diminimalkan. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top