-->

Soroti Infrastruktur, Massa AMLTB Datangi DPRD Lampung Timur



SUKADANA, IPHEDIA.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Timur Bersatu (AMLTB) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten setempat, Senin (27/1/2020). 

Massa AMLTB yang diketuai Erwin ke gedung dewan ini diterima anggota Komisi III DPRD Lamtim yang diketuai oleh Sudibyo. Kedatangan mereka menyampaikan aspirasi terkait roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Timur.

"Kami AMLTB terdiri dari gabungan ormas dan LSM, tokoh masyarakat dan pemuda, menyampaikan aspirasi terkait roda pemerintahan di Kabupaten Lampung Timur," kata Fitri Andi selaku juru bicara.

Salah satu yang menjadi sorotan AMLTB mengenai infrastruktur yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Timur.
 

"Kami menilai, mulai proses perencanaan, pelelangan sampai pelaksanaan banyak menuai kontroversi," kata Fitri Andi.

Ia mengungkapkan, kedatangan AMLTB ke gedung dewan tergerak tidak ada kepentingan apapun, baik itu politik dan sebagainya.

"Kami tergerak atas nama masyarakat Kabupaten Lampung Timur. Kita ke sini berdasarkan amanah undang-undang otonomi daerah, dimana kebijakan untuk mengatur daerahnya itu sendiri," tambahnya.

Terkait hal ini, Anggota Komisi III DPRD Lampung Timur, Taufiq Gani, akan memanggil Dinas PUPR Lamtim terlepas bagaimana kesiapan dari pihak terkait. "Kami akan memanggil untuk mengadakan audensi dengan teman-teman," kata Taufik Gani.


Mengenai pengawasan yang dilakukan pihaknya atas hasil pelaksanaan kegiatan pekerjaan pembangunan infrastruktur program  2019 diduga tak seumur jagung.

"Dari dulu kami sering turun. Jujur saja, program pekerjaan 2019 bukan disitu (AMLTB) saja, kepala desa pun menyatakan belum satu bulan diduga sudah hancur," ungkapnya.

Surat permohonan audensi dengan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur diserahkan langsung oleh Ketua AMLTB, Erwin, kepada Fauzan, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Timur. "Surat ini kami terima dan akan kita sampaikan," kata Fauzan singkat. (Ahmad Azohiri)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top