Sidang Kasus Suap, Terdakwa Akui Berikan Uang Fee ke Kadis PUPR Lampung Utara



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Terdakwa Chandra Safari mengakui memberikan uang kepada Kepala Dinas PUPR Lampung Utara, Syahbudin, sebesar Rp350 juta pada sidang kasus suap Bupati Lampung Utara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang, Bandarlampung, Provinsi Lampung, Senin (27/1/2020).

Chandra Safari mengatakan, Syahbudin meminta diserahkan uang fee sebanyak Rp500 juta untuk diberikan kepada Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. "Karena belum ada uang, saya hanya menyanggupi memberikan Rp350 juta terlebih dahulu," katanya.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Novian Saputra, terdakwa Chandra juga mengungkapkan dirinya sebagai konsultan proyek mendapatkan 11 pengerjaan proyek di Kabupaten Lampung Utara. Dari 11 proyek itu, dua di antaranya miliknya, delapan milik Kepala Dinas PUPR dan sisanya milik swasta.

Uang fee dimaksud diserahkannya kepada Kepala Dinas PUPR Lampung Utara di kawasan Kedaton, Bandarlampung. Penyerahan uang Rp350 juta dari Rp500 juta yang diminta mengingat Kepala Dinas PUPR tersebut pernah berhutang kepada dirinya sebesar Rp100 juta.

Menurutnya, pemberian fee itu setelah pengerjaan proyek tahun 2017-2018 selesai dikerjakan. Nilai proyeknya sekitar Rp1,2 miliar hingga  Rp1,4 miliar. Ia mengakui hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp100 juta dari nilai proyek sebesar Rp1,4 miliar tersebut. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top