Penanganan Pascabanjir dan Longsor, Dinkes Turunkan Tim ke Tanggamus



TANGGAMUS, IPHEDIA.com - Untuk menilai risiko krisis kesehatan yang mungkin, sedang, dan akan terjadi pada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menurunkan Tim Rapid Health Assessment (RHA) ke lokasi terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tanggamus yang terjadi Jumat kemarin (10/1/2020).

"Dinkes Lampung saat ini terus bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Tanggamus dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak banjir," kata Kabid Yankes Dinkes Lampung, Uki Basuki, di Bandarlampung, Sabtu (11/1/2020).

Ia mengatakan, pelayanan ini sebagai klaster kesehatan dengan menurunkan Subkluster Gizi dan KIA, kespro, penyehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, penanggulangan dan pencegahan penyakit serta data dan informasi.

Upaya klaster kesehatan, kata dia, antara lain mendirikan pos pelayanan kesehatan darurat banjir, mendata, mengirimkan logistik kebutuhan banjir, dan menyiapkan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) bersama subklaster yankes memberikan pelayanan kesehatan.

Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada korban pascabanjir, pihaknya membuka 5 posko selama 24 jam penuh, mendata penyakit yang terjadi kepada para korban banjir dan longsor yang hampir rata-rata terkena gatal-gatal.

"Dinas Kesehatan terus memberikan pelayanan kepada para korban banjir di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, terutama untuk melakukan pengecekan kesehatan para korban terdampak banjir dan longsor," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memerintahkan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat membantu korban banjir di Pekon (Desa) Way Kerap dan Pekon Sedayu, Kabupaten Tanggamus.

"Kami diminta gubernur segera turun langsung ke lokasi banjir di Tanggamus, usai beliau (gubernur) mendengar adanya banjir di kecamatan tersebut," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Irwan S. Marpaung, di Bandarlampung, Jumat (19/1/2020).

Ia menyebutkan, terkait banjir di Tanggamus, Dinas Sosial Provinsi Lampung, Kadis PSDA Provinsi Lampung, BPBD Provinsi Lampung turun langsung untuk membantu pemerintah kabupaten dalam meringankan beban masyarakat, termasuk juga turut menangani beberapa titik jalan yang terputus karena banyaknya timbunan material di jalanan dan lainnya. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top