Nilai Tukar Petani Bangka Belitung Naik

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Karena harga diterima lebih tinggi dibandingkan biaya produksi, nilai tukar petani (NTP) Babel pada Desember 2019 sebesar 80,55 atau mengalami kenaikan 0,73 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya 79,97.

"Naiknya NTP ini karena kenaikan indeks harga yang diterima petani 1,34 persen atau lebih tinggi dibandingkan harga yang dibayar petani 0,61 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, di Pangkalpinang, Senin (6/1/2020).

Ia menyebutkan, NTP subsektor tanaman pangan pada Desember 2019 sebesar 92,20, hortikultura 100,35, tanaman perkebunan rakyat 64,12, peternakan 97,32, perikanan 115,01 dengan kelompok perikanan tangkap sebesar 118,56 dan kelompok perikanan budidaya 91,15.

Sementara, indeks harga konsumen daerah perdesaan pada Desember 2019 sebesar 132,10 atau mengalami inflasi sebesar 0,74 persen. NTUP sebesar 88,42 atau naik sebesar 1,35 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya yang mencapai 87,24.

Dari lima provinsi di Sumatera Bagian Selatan pada Desember 2019, di mana empat provinsi mengalami kenaikan, yaitu Jambi 1,91 persen, Sumatera Selatan 0,87 persen, Bangka Belitung 0,73 persen dan Bengkulu 0,37 persen, sedangkan Lampung mengalami penurunan 0,34 persen.

NTP ini, jelas dia, salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan daya beli petani di perdesaan. Diperkirakan, NTP Januari 2020 ini juga akan mengalami peningkatan, karena harga hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan petani yang membaik. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top