Genjot Harga Sawit, Bangka Belitung Awasi Bibit Hingga Penjualan



PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian terus melakukan pengawasan atas perkebunan sawit mulai dari bibit hingga penjualan hasil panen petani sawit di daerah ini.

“Harga jual jika tidak dikelola dengan sistem tata niaga yang baik, seperti dibentuknya kerjasama dengan korporasi, maka akan menyebabkan harga yang terus merosot disebabkan indikasi yang hanya menguntungkan segelintir orang saja," ujar Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, di Pangkalpinang, Selasa (28/1/2020).

Ia mengharapkan masyarakat yang memiliki perkebunan sawit dapat termotivasi untuk sadar dan kemudian ikut dalam program kerja sama dengan korporasi yang telah diterapkan di Babel. Sebab, banyak sekali manfaat untuk petani sawit yang sebelumnya menjual harga Tandan Buah Segar (TBS)-nya secara mandiri.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juaidi menyebut, kenaikan harga mengacu kepada harga dunia yang terkena dampak global. Salah satunya juga merupakan dampak dari kebijakan Pemerintah Pusat tentang penerapan Biodiesel 30% (B30).

Selain itu, dampak dari diklaimnya CPO Malaysia oleh India juga ikut mempengaruhi. Ketika harga CPO dunia meningkat, maka akan berdampak juga terhadap perhitungan TBS perbulan yang dihitung dan ditetapkan oleh Dinas Pertanian Babel.

Menurut Juaidi, bisa dipastikan sudah banyak petani yang menyadari perlunya bergabung dengan korporasi atau kelembagaan. Karena, kelembagaan memberi peran besar terhadap harga jual petani yang telah memiliki kerja sama atau bermitra dengan korporasi, ketimbang petani yang mandiri. Sehingga, petani akan ikut merasakan kenaikan harga jika secara global permintaan TBS meningkat. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top