Enam Saksi Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Proyek di Lampung Utara



JAKARTA, IPHEDIA.com - Terkait kasus suap proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam orang saksi, Jumat (10/1/2020).

Keenam saksi yang dipanggil KPK itu, yakni mantan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Utara Sri Widodo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Arnol Alam, mantan Sekda Kabupaten Lampung Utara Samsir, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Lampung Utara Desyadi.

Kemudian, mantan Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Rachmat Hartono, mantan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pemkab Lampung Utara Yulias Dwi Antoro, dan Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Fria Apris Pratama.

Enam orang ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Raden Syahril (RS) yang merupakan orang kepercayaan Bupati Lampung Utara nonaktif, Agung Ilmu Mangkunegara (AIM). "Yang bersangkutan diagendakan diperiksa untuk tersangka RS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Dalam kasus itu, KPK total telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, yakni Agung Ilmu Mangkunegara (AIM), Raden Syahril (RS), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Syahbuddin (SYH), Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri (WHN) serta dua orang dari unsur swasta masing-masing Chandra Safari (CHS) dan Hendra Wijaya Saleh (HWS).

Dalam konstruksi perkara disebut bahwa Agung menerima suap terkait proyek di Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara dengan total sekitar Rp1,2 miliar. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top