-->

Ditresnarkoba Polda Jambi Ungkap Penyimpanan 29 Kg Ganja di Gudang Sekolah



JAMBI, IPHEDIA.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Reserse Narkotika (Ditresnarkoba) mengungkap gudang di salah satu sekolah di Kota Jambi menjadi tempat penyimpanan 29 kilogram ganja kering asal Sumatera Utara yang akan diedarkan di Provinsi Jambi.

"Anggota Reserse Narkoba berhasil mengungkap jaringan narkoba jenis ganja yang disimpan di salah satu gudang sekolah yang sebelum diedarkan berhasil dibongkar dengan diamankan dua orang kurir, termasuk penjaga sekolah," ujar Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS, didampingi Dirresnarkoba, Kombes Pol Eka Wahyudianta, di Jambi, Senin (20/1/2020).

Kasus itu diungkap kepolisian setelah mendapatkan informasi bahwa ada narkotika jenis ganja yang masuk melalui jalur darat atau menggunakan mobil rental dari Sumatera Utara menuju Jambi melalui jalur KM 181, Sungai Penoban, Batang Asam, Kabupaten Tanjunga Jabung Barat. 


Ternyata, ganja itu disimpan di gudang sekolah dasar di kawasan Kebun Daging, Mayang Mangurai, Kotabaru, Kota Jambi. Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan dua orang tersangka, yakni Joni Tanjung, warga Jalan KH Abdul Jalil, Kecamatan Padangsidimpuan, Kota Medan, Sumatera Utara dan Joni Hendra warga Jalan Kebun Daging, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo. 

Narkoba jenis ganja tersebut diselundupkan oleh terduga Joni Tanjung dari Penyambungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara dengan menggunakan mobil Avanza bernomor Polisi BB 1548 LR, yang dikendalikan oleh eks Napi berinisial AD (buron) untuk diserahkan ke Joni Hendra yang berada di Kota Jambi.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta mengatakan, gudang sekolah ini telah dijadikan tempat penyimpanan narkoba jenis ganja selama dua kali sejak Oktober 2019. Ada 15 kg yang lolos saat itu, dan masih ada karung penyimpanan ganja tersebut. Saat ini, polisi masih berupaya menyelidiki dan mengembangkan kasus serta masih mencari keberadaan AD.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Joni Hendra dan Joni Tanjung ditahan di sel tahanan Ditresnarkoba Polda Jambi dan terancam kurungan penjara seumur hidup karena dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang pemberantasan narkoba. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top